Konsumsi fast food sebagai faktor risiko terjadinya obesitas pada remaja

Dampak buruk obesitas terhadap kesehatan sangat berhubungan dengan berbagai macam penyakit seperti jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi, dampak lain yang ditimbulkan bahwa remaja yang menderita obesitas selalu dijadikan bahan ejekan dan dianggap sebagai hal yang lucu sehingga penderita obesitas selalu merasa dirinya sangat berbeda dan aneh dibandingkan dengan teman-temannya yang lain.

KONSUMSI FAST FOOD DAN SOFT DRINK SEBAGAI FAKTOR RISIKO

Biasanya pilihan terbatas pada fast food yang dijual di restoran cepat saji atau di tempat penjualan lainnya Laporan Riset Kesehatan Dasar tahun Gambaran aktivitas sedentary dan tingkat kecukupan gizi pada remaja gizi lebih dan gizi normal.

Hal ini menunjukkan bahwa asupan energi fast food secara total yang dikonsumsi akan memberikan konstribusi asupan total energi yang tinggi pula. Sayangnya, belum ada satupun program kesehatan yang serius menangani gizi pada remaja, apalagi yang secara khusus menanggulangi obesitas1. Masyarakat yang datang adalah masyarakat dari kelurahan-kelurahan di sekitar Yogyakarta Kota dengan tingkat ekonomi dan pekerjaan yang heterogen.

BMC Public Health ; Banowati d. Sugar sweetened carbonated beverage consumption corrales with BMI, waist circumference and poor dietary choices in school children. Obesitas Viseral dan Sindroma Metabolik. Wanita yang obese memiliki risiko hipertensi 3 - 6 kali dibanding wanita dengan berat badan normal.

Factors associated Konsumsi Soft drink pada Remaja Obesitas soft drinks adalah minuman yang dibuat dengan mengabsorpsikan karbondioksida ke dalam air minum.

Data analysis was performed to assess the risk of independent variables of obesity. Pramono A. Hasilnya, sebanyak 10,5 orang dewasa di Denpasar mengalami obesitas.

LIPI; Pediatrics ; 1: Energy Dense Snack Food in Adolescence: Riset kesehatan dasar Riskesdas Kenyataannya, lingkar pinggang para remaja Australia ini meningkatkan dugaan adanya risiko kesehatan yang akan muncul.

Asupan lemak jenuh dan serat pada remaja obesitas kaitannya dengan sindrom metabolik. Hal ini menyebabkan balita kelompok umur bulan lebih cenderung mengonsumsi unhealthy food dibanding kelompok umur di bawahnya.

Pada kelompok kontrol, 55 siswa mengkonsumsi kurang dari 2 botol soft drink perminggu dan 14 siswa mengkonsumsi 2 botol soft drink per minggu.

Konsumsi Fast Food pada Remaja Obesitas Fast food merupakan makanan yang dapat diolah dan disajikan dalam waktu yang singkat dan mudah dalam hitungan beberapa menit. Medika Jurnal Kedokteran dan Farmasi ;29 3: American Journal of Crinical Nutrition on line92 5:KONSUMSI FAST FOOD SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADINYA OBESITAS PADA REMAJA USIA TAHUN (studi kasus di SMU N 3 Semarang) ARTIKEL ILMIAH Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi syarat dalam.

Prevalensi Obesitas dan hubungan Konsumsi Fast Food dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SLTP Kota dan Desa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia ;1(2) Jurnal Gizi Klinik Indonesia ;1(2)Author: Ayu Rafiony, Martalena Br Purba, I Dewa Putu Pramantara. faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi fast food pada Download mempengaruhi pola makan remaja.

Fast food mengandung kalori, lemak, protein, gula dan garam yang relatif tinggi dan makan dan kebiasaan makan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian obesitas pada remaja Risk factors for obesity in adolescent Weni Kurdanti 1, Isti Suryani 1, Nurul Huda Syamsiatun 1, Listiana Purnaning Siwi 1.

Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas pada remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(4), – Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(4), – Rouhani, M.H., Mirseifi nezhad, M., Omrani, N., Esmaillzadeh, A., & Azadbakh, L., ().Author: Rifai Ali, Nuryani Nuryani.

Edukasi Gizi Pada Remaja Dengan Obesitas

Prevalensi Obesitas dan Hubungan Konsumsi Fast Food dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SLTP Kota dan Desa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia ;1(2) Jurnal Gizi Klinik Indonesia ;1(2)Cited by: 1.

Konsumsi fast food sebagai faktor risiko terjadinya obesitas pada remaja
Rated 0/5 based on 67 review