Masalah keperawatan yang terjadi pada penderita obesitas

Namun sekarang obesitas telah menjadi masalah yang serius karena memicu timbulnya berbagai komplikasi penyakit yang menyertainya. Berkaitan dengan perubahan fisk, Hurlock mengemukakan bahwa perubahan fisik yang mendasar adalah perubahan gerak.

Polifagia peningkatan rasa lapar. Tidak ada tanda — tanda infeksi, TTV dalam batas normal, kadar glukosa dalam batas normal Intervensi: Diskusikan tentang obat-obatan: Obesitas adalah akumulasi jaringan lemak dibawah kulit yang berlebihan dan terdapat di seluruh tubuh.

Seseorang yang menderita obesitas memiliki permukaan tubuh yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak.

Juga kadang sering ditemukan kelainan kulit.

Kondisi ini akan mengakibatkan penderita DM mudah mengalami infeksi oleh bakteri dan jamur. Sejumlah kalori hilang kedalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Perawatan terhadap pasien lansia merupakan tanggung jawab keluarga dan pemerintah khususnya Dinas social dan tenaga kesehatan.

Memberikan informasi tentang keefektifan program 3. Dada dan payudara membesar, bentuk payudara mirip dengan payudara yang telah tumbuh pada anak pria keadaan demikian menimbulkan perasaan yang kurang menyenangkan. Tujuan jangka panjang adalah perubahan gaya hidup yang menetap.

Mencapai dan mempertahankan lipid mendekati kadar yang optimal. Pada survei hipertensi di Indonesia tercatat gejala-gejala sebagai berikut: Permulaan untuk merencanakan keperawatan umumnya adalah membuat prioritas masalah sehingga perhatian perawat dan tindakan yang dilakukan difokuskan dengan tepat.

Kelebihan berat badan pada anak yang tidak wajar saat seumuran balita yang disebabkan menumpuknya kadar lemak yang tidak sedikit. Jika konsumsi kalori dan lemak mereka berlebih, padahal tubuh tidak membakarnya, maka obesitas pada anak akan terjadi pada mereka.

Menurunkan stress dan ketegangan yang mempengaruhi tekana darah dan perjalanan penyakit hipertensi. Obesitas merupakan penyebab utama DM t2.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA Tn. S DENGAN HIPERTENSI

Ikatan ini menyebabkan kurangnya elastis, kekacauan dan hilangnya fungsi. Tentukan tingkat aktivitas dan rencana program latihan diet 4. Memungkinkan penggunaan obat secara oral.

Observasi tanda — tanda infeksi b. Bentuk tubuh, penampilan dan raut muka penderita obesitas: Kita harus sadar bahwa kemampuan setiap orang terbatas untuk mampu mengerjakan segala-galanya.

Stroke c. Tujuan khusus Mampu melakukan pengkajian pada lansia Mampu merumuskan diagnosa keperawatan lansia Mampu menyusun rencana keperawatan. Sehat dalam hal ini diartikan: Foto dada dan CT scan.

Hal ini akan menimbulkan masalah fisik, mental, sosial, ekonomi dan psikologis. Merubah pola makan menjadi pola makan yang sehat. Akibat penurunan oksigen otak, pasien akan mengalami koma dan kematian. Radikal bebas ini dapat menyebabkan sel-sel tidak dapat regenerasi.Pada pasien obesitas, terjadi gangguan kepekaan jaringan terhadap insulin akibat kurangnya reseptor insulin yang terdapat pada membran sel yang responsir terhadap insulin.

C.

Patofisiologis Diabetes Tipe II. Pada diabetes tipe II terdapat dua masalah utama yang berhubungan dengan insulin, yaitu retensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Normalnya insulin akan terikat dengan reseptor khusus.

Pada teori ini menyatakan bahwa perubahan yang terjadi pada seseorang yang lanjut usia sangat dipengaruhi oleh tipe personality yang dimiliki. c) Teori pembebasan (disengagement theory) Teori ini menyatakan bahwa dengan bertambahnya usia, seseorang secara berangsur-angsur mulai melepaskan diri dari kehidupan sosialnya.

Das moderne 2-er Set Beistelltische CALA überzeugt durch seine Optik. Namun sekarang obesitas telah menjadi masalah yang serius karena memicu timbulnya berbagai komplikasi penyakit yang menyertainya. Masalah obesitas kini telah menjadi perhatian khusus badan kesehatan dunia Perhatian tidak hanya ditujukan kepada jumlah lemak yang ditimbun, tetapi juga kepada lokasi penimbunan lemak robadarocker.com penyebaran lemak tubuh pada pria dan wanita cenderung.

Obesitas yang terjadi dapat di sebabkan oleh beberapa faktor yaitu keturunan, pola makan, psikososial ekonomi, obat-obatan, aktivitas berlebihan, pola pikir dan konsentrasi intake makanan. Obesitas yang terjadi dapat di sebabkan oleh beberapa faktor yaitu keturunan, pola makan, psikososial ekonomi, obat-obatan, aktivitas berlebihan, pola pikir dan konsentrasi intake makanan.

Masalah keperawatan yang terjadi pada penderita obesitas
Rated 0/5 based on 10 review